Apa yang Harus Orang Tua Lakukan jika Anak Ingin Menjadi Atlet eSports?

[COC eSports] Apa yang Harus Orang Tua Lakukan jika Anak Ingin Menjadi Atlet eSports?

ggwp.id

Halo para orang tua milenial Indonesia!

Industri eSports yang berkembang pesat, pagelaran berbagai turnamen eSports berhadiah uang tunai yang jumlahnya gila-gilaan, ketenaran dan mimpi untuk membuat orang tua bangga menjadi beberapa faktor yang membuat banyak orang tergiur untuk berkarier di industri eSports, termasuk anak-anak.

Lalu, bagaimana jika anak Agan dan Sista berkata bahwa dia ingin berkarier di industri eSports? Berikut ulasan Aldys dalam thread kali ini dengan judul, “Apa yang Harus Orang Tua Lakukan jika Anak Ingin Berkarier di eSports?”, yuk simak!.

1. Tanyakan Alasan Anak

Pertama, sebagai orang tua, GanSis harus bertanya apa alasan anak ingin berkarier di industri eSports. Dengarkan apa motif anak dengan sasakma untuk mencari tahu, seberapa serius anak GanSis dengan niatannya tersebut.

2. Cari Tahu, Apa Itu eSports?

Kedua, GanSis harus mencari tahu terlebih dahulu, apa itu eSports secara menyeluruh, bukan setengah-setengah agar informasi yang GanSis dapatkan utuh, lengkap dengan sisi positif dan negatif dunia eSports.

Tak perlu jauh-jauh, GanSis dapat memperoleh berbagai informasi serba-serbi dunia eSport melalui Forum eSport, sebuah forum di Kaskus yang merupakan tempat khusus untuk berbagi info dan berita seputar eSports.

3. Berbagai Profesi dan Bidang Keahlian di Industri eSport

Spoiler for eSport Caster, salah satu diantara banyak profesi di Industri eSport

[COC eSports] Apa yang Harus Orang Tua Lakukan jika Anak Ingin Menjadi Atlet eSports?

gaming4.cash

Banyak anak-anak hingga orang tua yang menganggap bahwa menjadi atlet eSport adalah satu-satunya karier di industri eSport sehingga anak harus jago bermain game. Hal ini keliru!.

Faktanya, ada berbagai profesi dan bidang keahlian di Industri eSport. Dalam pembuatan sebuah video game misalnya, dibutuhkan programmerdesigner hingga penulis cerita.

Tanpa adanya orang dengan keahlian tersebut di balik layar, tak akan ada game-game yang muncul, laris di pasaran hingga dijadikan sebuah turnamen atau kompetisi.

Selain sebagai gamer, berbagai macam profesi lain di industri eSports adalah pelatih, tim manager, eSports caster, analis pertandingan dan jurnalis khusus eSports.

GanSis sebagai orang tua bisa mencerahkan anak bahwa ada banyak pilihan untuk berkarier di industri video game dan eSports. Tidak melulu menjadi gamer saja.

4. Mengenal Daftar Game dan Genre Game eSports

Selaku orang tua, GanSis harus update informasi mengenai game apa saja yang masuk ke dalam pertandingan eSports. Jangan sampai anak ingin berkarier di industri eSports tapi tak memiliki pengetahuan tentang game dan genre game yang di pertandingkan di ajang eSports.

Seperti dalam SEA Games 2019 di Filipina nanti, daftar game eSports yang akan ditandingkan adalah Arena of Valor, DoTA 2, Hearthstone, Mobile Legends: Bang Bang, StarCraft II dan Tekken 7.

Selain itu, genre game yang dipertandingkan dalam turnamen eSport, yaitu First-person Shooter (FPS), Multiplayer Online Battle Arena (MOBA), Real-time strategy, Fighting, Sport dan Racing.

5. Perangkat Gaming

Spoiler for Ilustrasi Perangkat gaming eSport

[COC eSports] Apa yang Harus Orang Tua Lakukan jika Anak Ingin Menjadi Atlet eSports?

candutekno.com

Keterbatasan biaya biasanya menjadi kekhawatiran awal para orang tua ketika ingin mendukung anaknya berkarier di eSport. Apalagi, jika sang anak berkeinginan untuk menjadi atlet eSport.

Perangkat gaming, seperti PC atau smartphone dengan spesifikasi tinggi ditambah akses internet yang memadai tentunya dibutuhkan untuk menunjang kemampuan anak.

Melihat perangkat gaming para atlet eSport profesional yang super canggih dan mahal tentu saja membuat anak ingin memiliki perangkat yang sama kerennya seperti milik idolanya.

Namun, selaku orang tua, GanSis dapat memberikan pengertian kepada anak bahwa dalam setiap tahap awal memulai suatu tujuan dibutuhkan kesabaran dan perjuangan.

Memiliki peralatan gaming canggih dan mahal bukanlah jaminan karena modal awal untuk menjadi seorang pro player adalah tekad! Yang lain-lain akan menyusul dengan sendirinya begitu anak mampu meraih kesuksesan.

GanSis tak perlu khawatir soal piranti gaming karena perkembangan eSport di Indonesia telah mendorong banyak produsen untuk merilis piranti gaming yang harganya terjangkau tapi tetap mumpuni untuk kebutuhan gaming anak GanSis.

Mulai dari smartphone, komputer, hingga konsol kini tersedia dengan berbagai ragam jenis dan harga yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan anak tanpa menguras dompet.

6. Peran Orang Tua

Spoiler for Ilustrasi dukungan orang tua

[COC eSports] Apa yang Harus Orang Tua Lakukan jika Anak Ingin Menjadi Atlet eSports?

esports.id

Jika anak sudah dewasa, tentu anak bisa memutuskan sendiri mana yang akan dia pilih. Pendapat orang tua tetap dibutuhkan tapi sebagai opini untuk menguatkan keyakinannya saja.

Namun, jika anak GanSis masih berada di usia belia atau masih sangat membutuhkan bimbingan GanSis dalam mengambil keputusan maka GanSis sebaiknya mempelajari 5 langkah-langkah di atas.

Jika sudah maka ini saatnya bagi GanSis untuk memberikan pengertian kepada anak tentang semua informasi berkaitan dengan dunia eSports berikut sisi positif dan negatifnya.

Jelaskan pula, apa konsekuensi yang akan anak terima jika ia memilih eSport sebagai pilihan hidupnya. Hal ini penting dilakukan karena anak biasanya hanya melihat dari sisi luarnya saja tanpa mencari tahu lebih dalam.

Tak sedikit, anak-anak tergiur untuk berkarier di industri eSport karena melihat atlet eSport melalui televisi, media sosial maupun YouTube, hanya modal bermain game, bisa memenangkan hadiah besar, lengkap dengan bonus ketenaran dan bisa membanggakan orang tua.

Hal tersebut dianggap anak sebagai sesuatu yang keren dan mudah untuk dilakukan. Dengan diberikan penjelasan, anak akan mendapatkan gambaran awal, apakah ia sanggup ataupun tidak untuk melanjutkan keinginannya.

Namun, jika anak GanSis kekeuh ingin meniti impian dan cita-citanya untuk menjadi atlet eSport maka beberapa poin di bawah ini dapat menjadi acuan bagi GanSis sebagai orang tua, yaitu :

• Mendukung Cita-Cita Anak

Sebagai orang tua, tentu GanSis harus mendukung cita-cita anak dan membantu anak untuk mengembangkan potensi dirinya sembari tetap mengawasi dan memberi arahan pada anak.

• Mengajarkan Tanggung Jawab & Kewajiban kepada Anak

Di sinilah peran penting GanSis selaku orang tua untuk mengingatkan anak agar tetap menjaga komitmen secara konsisten. Ingin berkarier di eSport, silakan tapi harus melakukannya dengan sungguh-sungguh.

Beritahukan pada anak bahwa mimpi dan cita-cita harus diimbangi dengan kemauan dan kerja keras. Ia harus menjalani pilihannya dengan jujur, sportif, mengerti tanggung jawabnya dan menjalani kewajibannya.

Misalnya saja soal pendidikan, tegaskan pada anak bahwa urusan sekolah dan pergi mengaji di sore hari adalah yang utama. Kursus untuk menunjang prestasi belajar, nomor dua. Les musik, nomor 3. Barulah, sisa waktunya ia gunakan untuk meningkatkan skill permainannya.

• Ajarkan Anak Disiplin

Ajarkan kedisiplinan pada anak dengan mengatur jadwal latihannya sehingga anak tahu waktu, kapan harus berhenti untuk istirahat dan kapan harus fokus untuk latihan demi meningkatkan kemampuannya.

• Hadiah untuk Memotivasi Anak

Spoiler for Ilustrasi memberi hadiah untuk anak

[COC eSports] Apa yang Harus Orang Tua Lakukan jika Anak Ingin Menjadi Atlet eSports?

mamapapa.id

Meskipun GanSis adalah orang tua yang mampu untuk membelikan anak perangkat gaming yang canggih dan mahal. Ada baiknya jika GanSis menahan diri.

Ajarkan anak untuk berjuang jika dia ingin memperoleh hadiah sebagai apresiasi atas usaha dan kerja kerasnya. Berikan perlengkapan gaming secara bertahap hanya jika anak memperoleh pencapaian tertentu.

Dengan cara ini, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang pekerja keras dan tangguh serta memiliki motivasi tinggi untuk meraih pencapaian.

• Menuntun Anak Menjadi Pro Player

Membimbing anak menjadi pro player berguna untuk meningkatkan kemampuan anak GanSis agar anak bisa menjadi pemain yang profesional sehingga ia bisa membentuk tim profesional sendiri untuk mengikuti berbagai turnamen eSport.

Lebih beruntung lagi, jika anak GanSis dilirik oleh tim eSport yang memiliki nama besar. Akan tetapi, untuk menjadi pro player bukanlah perkara mudah.

Dibutuhkan perangkat gaming, seperti PC atau smartphone dengan spesifikasi tinggi beserta aksesoris pendukung, seperti headset demi meningkatkan skill bermain yang lebih tinggi.

Selain itu, jika ingin anak GanSis dilirik oleh tim eSport yang bagus maka beberapa kiat berikut ini bisa diterapkan pada anak GanSis, yaitu :

– Meningkatkan Statistik Permainan

Statistik layaknya raport hasil permainan. Oleh karena itu, anak harus berusaha meningkatkan statistik permainannya karena statistik menjadi tolak ukur tim esports terhadap keahlian seseorang dalam bermain.

– Memiliki Sikap yang Terpuji

Selain skill, kriteria utama tim eSport dalam mencari pemain adalah sikap. Ingatkan anak untuk membuang jauh sikap sombong maupun egois sekalipun ia hebat. Biasakan anak disiplin dan memiliki kemampuan untuk bekerja sama dalam tim.

– Masuk Radar eSports

Bukan mudah untuk bisa masuk ke radar eSport. Beberapa tim eSports merekrut pemain dengan melihat rank top global. Kemudian, menyortirnya berdasarkan bendera negara.

Mereka juga melakukan scout bahkan di turnamen kecil sekalipun. Oleh karena itu, ikutkan anak GanSis ke dalam setiap turnamen eSport yang ada selama itu memungkinkan.

Selain itu, mereka juga melakukan scout di situs streaming, seperti YouTube, live streaming app, dll. Oleh karena itu, jika memungkinkan, anak harus membuat channel.

Siapa tahu, anak dapat memperoleh kesempatan untuk mendapatkan penghasilan melalui channel yang ia buat sebelum di rekrut tim eSport.

Hal penting lainnya adalah membangun relasi dengan memperbanyak jaringan. Caranya, dengan mengikuti berbagai turnamen, mengunjungi event-event game atau bergabung di komunitas game.

Ketika mengikuti turnamen, setelah turnamen usai, manfaatkan kesempatan tersebut untuk berkenalan dengan tim dari peserta lainnya. Minta kontaknya dan minta untuk ikut bergabung ke dalam grup sesama gamer jika mereka punya atau buat grup gamer sendiri dan masukkan kenalan baru ke dalam grup tersebut.

Banyak teman, banyak rezeki. Siapa tahu, diantara orang-orang yang anak GanSis kenal menjadi jalan bagi anak GanSis untuk memperoleh rezeki.

– Berlatih dengan Tekun

Terakhir tapi sangat penting. Ketekunan akan membuahkan hasil. Oleh karena itu, ajarkan kepada anak untuk berlatih dengan tekun. Jajal skill dengan main bareng bersama teman-teman sesama gamer.

Namun, harus diingatkan kepada anak bahwa istirahat yang cukup, rutin berolahraga dan makan-makanan yang sehat merupakan hal yang sangat penting bagi seorang gamer karena fisik yang bugar akan membuat pikiran segar sehingga bisa fokus saat bertanding.

B4FSITE

Leave a Reply

Your email address will not be published.